Cetak Lulusan Berdaya Saing, POLSA Wisuda Ahli Madya dan Sarjana Terapan

Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 POLSA menegaskan komitmen pendidikan vokasi yang berorientasi pada kompetensi, integritas, dan kontribusi nyata.

PURWOREJO — Politeknik Sawunggalih Aji (POLSA) mewisuda 57 lulusan Program Diploma III dan Sarjana Terapan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 di Ganeca Convention Hall, Purworejo, Kamis (15/10/2026). Para lulusan berasal dari empat program studi, yakni Diploma III Teknik Informatika, Diploma III Administrasi Bisnis, Diploma III Akuntansi, serta Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.

Jumlah lulusan tersebut terdiri atas 21 wisudawan Diploma III Teknik Informatika, 21 wisudawan Diploma III Administrasi Bisnis, 10 wisudawan Diploma III Akuntansi, dan lima wisudawan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak. Wisuda menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus awal tanggung jawab baru bagi lulusan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam kehidupan profesional maupun masyarakat.

Predikat Wisudawan Terbaik POLSA diraih Anisa Pujiastuti, A.Md.A.B., dari Program Studi Diploma III Administrasi Bisnis dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,94. Pada tingkat program studi, Isti Nur Arisa, A.Md.Ak., menjadi lulusan terbaik Diploma III Akuntansi dengan IPK 3,81; Doni Alamsyah, A.Md.Kom., terbaik Diploma III Teknik Informatika dengan IPK 3,89; serta Aura Wening Prahastuti, S.Tr.Kom., terbaik Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak dengan IPK 3,74.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Purworejo, pimpinan perguruan tinggi, pengurus Yayasan Sawunggalih Aji Kutoardjo, pendiri POLSA Hj. Tien Partini, jajaran pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta tamu undangan. Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., berhalangan hadir dan diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Rita Purnama, S.STP., M.M.

Direktur POLSA Supriono, S.E., M.Si., Ak., C.FA., menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum untuk membuktikan nilai pendidikan melalui karya, profesionalisme, dan manfaat bagi sesama. Pendidikan vokasi, menurut arah sambutannya, perlu menghubungkan pengetahuan dengan keterampilan terapan, pemecahan masalah, dan kebutuhan nyata masyarakat.

“Saudara tidak hanya sedang menerima gelar akademik. Saudara sedang memulai perjalanan untuk membuktikan nilai dari pendidikan yang telah Saudara tempuh,” ujar Direktur POLSA Supriono, S.E., M.Si., Ak., C.FA.

Salah satu contoh penerapan kompetensi mahasiswa adalah aplikasi SIMONDA (Sistem Informasi Monitoring Data UMKM), karya Riyan Nur Hidayat, A.Md.Kom., yang diserahkan secara simbolis kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, S.T. SIMONDA dirancang sebagai platform terintegrasi untuk pendataan, pemantauan, dan evaluasi perkembangan UMKM di wilayah Kabupaten Purworejo secara real-time dan akurat. Dalam sambutan Direktur disebutkan pula bahwa aplikasi tersebut telah menggunakan domain Kominfo.

Kontribusi lulusan juga tampak dalam bidang administrasi bisnis. Fatin Khoirunisa, A.Md.A.B., menyerahkan buku berjudul Standard Operating Procedure dan Pelayanan Koperasi Simpan Pinjam kepada Direktur POLSA, didampingi Ketua Program Studi Diploma III Administrasi Bisnis, Agus Fitri Yanto, S.E., M.M. Karya tersebut menunjukkan bentuk luaran akademik yang diarahkan untuk dapat digunakan sebagai referensi praktis dalam pengelolaan prosedur dan layanan koperasi.

Selain capaian akademik, wisuda memberikan penghargaan kepada lulusan yang menonjol dalam penerapan kompetensi. Fajar Bayu Timur, A.Md.Kom., menerima penghargaan wisudawan berprestasi utama bidang teknologi informasi. Sementara itu, penghargaan pelopor rintisan usaha diberikan kepada Luthfia Fadhila, A.Md.A.B., pemilik Hai Filo, dan Mahanani Rahayuning Purnamasari, A.Md.A.B., pemilik Ayam Geprek Rizki Chicken.

Yayasan Sawunggalih Aji Kutoardjo menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi tumbuh melalui mutu proses pendidikan dan kontribusi lulusannya. Ketua Yayasan Johan Abdulrakman, S.E., M.M., mengajak para lulusan untuk terus belajar, menjaga integritas, dan menjadikan keberhasilan sebagai kesempatan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ketua Yayasan Sawunggalih Aji Kutoardjo, Johan Abdulrakman, S.E., M.M., menegaskan, “Pendidikan bukan sekadar proses memperoleh ijazah. Pendidikan adalah ikhtiar membangun manusia, memperluas kesempatan, membentuk karakter, dan menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zamannya.” Dengan 57 lulusan baru, POLSA berharap kompetensi yang telah dibangun selama masa studi dapat diterapkan di dunia kerja, dunia usaha, layanan publik, dan kehidupan masyarakat. Pesan utama yang mengemuka dalam wisuda ini adalah bahwa ijazah merupakan bekal awal; kualitas lulusan pada akhirnya akan terlihat melalui kemampuan bekerja, beradaptasi, berinovasi, dan memberi kontribusi yang nyata. (afy/humaspolsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *